Knicks Kembali Menang di Markas Spurs, Unggul Dramatis pada Game 2 NBA Finals 2026

New York Knicks memiliki peluang besar untuk menjadi juara NBA 2025/2026. Pada Game 2 Final NBA 2026, Knicks mengamankan kemenangan lain di kandang San Antonio Spurs. Meskipun hampir kalah, Knicks berhasil menang 105-104 di Frost Bank Center pada Sabtu (6 Juni 2026) pagi WIB.
Kemenangan ini memberi Knicks keunggulan 2-0 dalam seri tersebut.
Pertandingan selanjutnya akan diadakan di arena kandang Knicks, Madison Square Garden. Knicks hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memenangkan gelar, sementara Spurs harus memenangkan keempat pertandingan tersisa. Knicks telah tampil sangat baik di babak playoff NBA 2026. Di bawah bimbingan pelatih Mike Brown, tim telah memenangkan 13 pertandingan berturut-turut. Sebelumnya mereka menyapu bersih Cleveland Cavaliers di final Wilayah Timur.
Tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti di Game 1, Spurs memulai Game 2 dengan kuat. Dengan De'Aaron Fox dan Julian Champagnie memimpin, Spurs unggul lebih dulu dan mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan 34-25. Spurs mempertahankan keunggulan 12 poin di awal kuarter kedua. Namun, Knicks melakukan perlawanan yang kuat, dipimpin oleh Karl Anthony Towns. Pada paruh pertama, Knicks telah memperkecil selisih menjadi empat poin, 56-52.
Spurs Hampir Ciptakan Comeback Luar Biasa
Knicks semakin percaya diri di kuarter ketiga dan berhasil membangun keunggulan dua digit. Jalen Brunson, yang dijaga ketat, memungkinkan rekan setimnya seperti Landry Shamet untuk melakukan tembakan tiga poin terbuka. Di pertengahan kuarter keempat, Knicks berada dalam posisi yang nyaman dan tampaknya siap untuk menang dengan mudah. Brunson dan timnya unggul hingga 14 poin.
Namun, bencana terjadi di akhir kuarter keempat. Spurs melancarkan serangan balik yang kuat, mencetak 14 poin beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 97-97. Serangan balik ini dipimpin oleh De'Aaron Fox, Victor Wembanyama, dan Dylan Harper.
Spurs sempat unggul dua poin setelah layup dan lemparan bebas Wembanyama dengan sisa waktu 57 detik. Brunson kemudian mencetak jump shot untuk menyamakan kedudukan menjadi 104-104 dengan sisa waktu 39 detik.
Kesalahan Krusial Wembanyama
Pada momen krusial, Wembanyama melakukan dua kesalahan fatal.Ia gagal mencetak angka dan kehilangan bola, yang mengakibatkan pelanggaran terhadap Brunson. Brunson mendapat dua lemparan bebas tetapi hanya berhasil mencetak satu. Spurs memiliki kesempatan untuk menang dengan sisa waktu 10 detik.
Wembanyama gagal memberikan tembakan penentu kemenangan, karena jump shot-nya meleset.
Knicks menang 105-104.
Karl Anthony Towns menjadi pemain yang menonjol bagi Knicks, mencetak 21 poin dan 13 rebound, yang merupakan poin tertinggi dalam pertandingan tersebut. Brunson mencetak 20 poin tetapi kesulitan dalam hal menembak, hanya berhasil memasukkan 28 persen dari tembakannya (tujuh dari 25). Untuk Spurs, Wembanyama memimpin dengan 29 poin dan sembilan rebound. Fox menyumbang 20 poin.


