Isu Boikot Membayangi Pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City

11 Juni 2026(diperbarui 13 Juni 2026)
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 Diselimuti Isu Boikot di Mexico City

Pertandingan pertama Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 di Stadion Azteca di Mexico City, menghadapi beberapa ancaman boikot dan protes dari berbagai kelompok. Perselisihan ini melibatkan isu-isu seperti kepemilikan kotak VIP stadion, masalah hak asasi manusia, dan tuntutan dari serikat pekerja. Sejumlah besar penggemar mengancam akan melewatkan pertandingan pembukaan antara Meksiko dan Afrika Selatan.


Roberto Ruano, yang mewakili Asosiasi Pemilik Kotak VIP dan Tribun Meksiko, mengatakan kelompoknya akan mengambil tindakan tegas jika tidak ada diskusi dengan FIFA dan manajemen stadion.


"Mereka mendorong kami untuk menerima dukungan dari CNTE. Jika tidak ada dialog pada hari Rabu atau Kamis, kami akan meminta dukungan dari sesama demonstran," kata Ruano. Ini menunjukkan kemungkinan kemitraan antara pemilik kotak VIP dan serikat pekerja pendidikan nasional (CNTE) yang berpengaruh.


Selain itu, sebuah kelompok pencari perempuan dan serikat guru juga mengorganisir protes. Tindakan-tindakan ini menarik perhatian pada isu orang hilang di Meksiko, serta tuntutan untuk upah yang lebih baik dan reformasi pensiun, yang menambah kompleksitas masalah yang dihadapi Piala Dunia 2026.





Kontroversi Hak Kepemilikan Boks dan Ketentuan FIFA


Ancaman boikot oleh pemilik kotak eksekutif dan kursi premium di Stadion Azteca disebabkan oleh kebijakan FIFA untuk mengelola stadion sepenuhnya selama Piala Dunia 2026. Kebijakan ini mencakup kontrol penjualan kursi dan penyajian makanan dan minuman kepada tamu.


Para pemilik kotak mengklaim mereka memiliki hak selama 99 tahun untuk menggunakan stadion tanpa batasan, yang mencakup semua acara olahraga dan konser, karena stadion tersebut sepenuhnya dibangun kembali pada tahun 1966.


Hak ini juga mencakup Piala Dunia 1970 dan 1986. Lebih dari 15.000 kursi di stadion berkapasitas 87.000 yang baru direnovasi tersebut terpengaruh oleh masalah ini.


Ruano telah mengirimkan permintaan kepada FIFA dan Emilio Azcarraga, pemilik stadion dan Club America.


Pada tanggal 9 Juni 2026, Ruano mengatakan bahwa mereka akan mencoba mengirimkan makanan dan minuman ke stadion paling lambat tanggal 10 Juni 2026 pukul 14.00 waktu setempat, tetapi pihak stadion menolak pemberitahuan tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa pengadilan telah memutuskan mendukung pemegang tiket, namun situasinya tetap tegang.


Tags:#sporbook,championship#ufc

Artikel Terkait