Mirra Andreeva Cetak Sejarah, Resmi Jadi Ratu Baru Roland Garros 2026

7 Juni 2026(diperbarui 9 Juni 2026)
Mirra Andreeva Cetak Sejarah, Resmi Jadi Ratu Baru Roland Garros 2026

Berita Tenis – Mirra Andreeva menorehkan tonggak penting dalam kariernya dengan cara yang luar biasa. Di usia 19 tahun, ia berhasil menjelma dari talenta muda menjanjikan menjadi juara Grand Slam setelah tampil dominan di final French Open 2026.

Bertanding di Court Philippe-Chatrier, unggulan kedelapan itu tampil perkasa saat menaklukkan petenis kualifikasi asal Polandia, Maja Chwalinska, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-2. Kemenangan ini menjadikannya juara tunggal putri termuda di Roland Garros sejak Monica Seles pada 1992.

Perjalanan Andreeva menuju puncak tidaklah instan. Ia memulai debut Grand Slam dari babak kualifikasi pada 2023, lalu mencuri perhatian dunia dengan menembus semifinal dua musim lalu. Kini, di bawah bimbingan Conchita Martinez, ia bahkan melampaui pencapaian sang pelatih dengan mengangkat trofi Coupe Suzanne-Lenglen.

Momen emosional pun tak terelakkan. Usai memastikan kemenangan, Andreeva menjatuhkan diri di lapangan sebelum berlari memeluk timnya. Dengan penuh keyakinan, ia mengenakan jaket bertuliskan slogan khasnya: “Saya ingin berterima kasih kepada diri saya sendiri.”

“Ini sangat berarti bagi saya. Sejak kecil saya hanya bisa menonton French Open di televisi, dan sekarang saya memegang trofi ini. Rasanya seperti mimpi,” ungkapnya haru.

Ia juga mengakui perjalanan menuju gelar ini penuh tekanan dan perjuangan mental. “Hanya saya yang tahu betapa sulitnya dua pekan ini. Tapi saya terus percaya dan berusaha menjadi lebih baik setiap hari,” tambahnya.

Di sisi lain, Chwalinska sebenarnya tampil cukup berani dengan variasi permainan yang merepotkan. Namun, konsistensi dan ketenangan Andreeva menjadi pembeda. Setelah mengamankan set pertama, ia semakin lepas dan mendominasi jalannya pertandingan di set kedua.

Pukulan-pukulan tajam serta strategi matang membuat Andreeva melesat jauh hingga unggul telak, sebelum akhirnya menutup laga dengan backhand keras yang memastikan namanya abadi di “Dinding Juara” Roland Garros.

Sebuah kisah luar biasa telah lahir di Paris—dan dunia tenis kini memiliki bintang baru yang bersinar terang.

Artikel Terkait