Usulan Kontroversial Mengemuka! Megawati Hangestri Pertiwi Terancam Jarang Tampil di Liga Korea

28 Mei 2026(diperbarui 6 Juni 2026)
Usulan Kontroversial Mengemuka! Megawati Hangestri Pertiwi Terancam Jarang Tampil di Liga Korea

Usulan Kontroversial Mengemuka! Megawati Hangestri Pertiwi Terancam Jarang Tampil di Liga Korea

Kabar mengejutkan datang dari kompetisi V-League Korea Selatan musim 2026-2027. Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, berpotensi kehilangan banyak menit bermain akibat usulan aturan baru yang memicu perdebatan panas.

Polemik ini bermula dari gagasan pelatih timnas Korea Selatan, Cha Sang-hyun, yang ingin membatasi peran pemain asing di kompetisi domestik. Tujuannya jelas: memberi ruang lebih luas bagi pemain lokal untuk berkembang, setelah performa tim nasional dinilai menurun—terutama sejak terdegradasi dari Volleyball Nations League 2025.

Dalam usulannya, Cha menyarankan agar pemain asing tidak diturunkan pada putaran 4 hingga 6 musim reguler. Mereka baru bisa kembali bermain saat memasuki fase playoff hingga grand final. Jika aturan ini benar-benar diterapkan, maka dampaknya akan sangat besar.

Pasalnya, format liga terdiri dari enam putaran dengan total 36 pertandingan. Artinya, Megawati dan para pemain asing lainnya bisa kehilangan hingga setengah musim—sekitar 18 laga—yang tentu berpengaruh besar pada kontribusi dan statistik mereka.

Padahal, kehadiran Megawati bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate selama ini menjadi salah satu daya tarik utama liga. Ia dikenal sebagai opposite andalan yang kerap menjadi penentu kemenangan tim.

Namun di sisi lain, Cha menilai dominasi pemain asing justru menghambat perkembangan atlet lokal, terutama di posisi krusial seperti opposite dan outside hitter yang sering diisi oleh pemain luar negeri.

Kini, KOVO disebut tengah mengkaji serius usulan tersebut. Jika disahkan, regulasi ini berpotensi mengubah peta persaingan liga sekaligus nasib para legiun asing, termasuk Megawati.

Akankah bintang Indonesia ini tetap bersinar meski peluang tampil berkurang? Atau justru kebijakan ini akan memicu polemik yang lebih besar di dunia voli Korea? Semua mata kini tertuju pada keputusan akhir federasi


Ikuti Juga : Berita menarik lainnya, dan main di
ROGTOTO dengan pilihan permainan Bola, Togel, Slot, dan Live Casino yang siap menemani harimu

Artikel Terkait